Perbedaan Gejala Maag Dan Sindrom Malabsorpsi

klinikabar.com, Perbedaan Gejala Maag Dan Sindrom Malabsorpsi - Apakah Terkena Sakit Maag? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang merasa perutnya sakit atau perih padahal ia sudah mengisi perutnya dengan makanan.

Perbedaan Gejala Maag Dan Sindrom Malabsorpsi

Berdasarkan penelitian, hampir separuh masyarakat di kota besar mengidap sakit maag, dari yang ringan sampai parah. Sebuah penelitian, sekitar 100 pasien. keluhannya dispepsia. Setelah di endoskopi, sebanyak 20 persen penderita dispepsia organik atau yang sudah parah.


Gambar Perbedaan Gejala Maag Dan Sindrom Malabsorpsi



Penyebab Sakit Maag

Penderita sakit maag sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung gas, seperti sayur kol, sawi, buah nangka, dan buah-buahan yang dikeringkan. Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi, minuman beralkohol dan minuman bersoda, minuman sari jeruk, serta susu juga harus dihindari. Begitu juga dengan makanan yang sulit dicerna, misalnya kue tar, keju, dan daging kambing. jenis makanan ini membuat lambung bekerja lebih keras dan memperlambat pengosongan isi lambung.

Yang harus dijauhi oleh penderita maag adalah santapan yang berpotensi merusak dinding lambung, seperti makanan pedas dan makanan yang mengandung cuka, makanan yang mengandung merica. Termasuk makanan yang mengandung karbohidrat tertentu seperti beras ketan, mie dan bihun.

Bagaimana Jika Seseorang Yang Sudah Makan Teratur Tapi Masih Kambuh Sakit Maagnya?

Ada dua macam gangguan maag (dispepsia), yaitu fungsional dan organik. dispepsia fungsional adalah gangguan fungsi lambung akibat pola makan tidak teratur, banyak mengkonsumsi makanan berlemak, banyak minum kopi, banyak minum minuman bersoda, dan sering mengalami stres, dan merokok. Pada sakit maag jenis ini, kondisi lambung penderita sebenarnya normal. Namun pola makan tidak normal dan tidak tertib membuat asam lambung bergejolak sehingga menimbulkan gangguan pencernaan. Dalam kasus seperti ini,  suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, penderita harus mengatur pola makan menjadi tertib.

Apa Itu Dispepsia Organik

Dispepsia Organik disebabkan oleh luka di lambung dan usus dua belas jari, antara lain akibat infeksi kuman Helicobacter pylori, jika keadaan pasien sudah parah, bisa terjadi perdarahan di usus penderita supaya tidak kambuh maka harus menghindari konsumsi makanan yang dapat menaikan asam lambung.

Bagaimana Jika Sering Sakit Di Bagian Perut, Tapi Di Lokasi Berbeda-beda, Apakah Itu Terkena Maag?

Tidak semua sakit diperut adalah itu sakit maag, letak organ dalam yang berdekatan sering membuat kita bingung. Jika lokasinya di ulu hati, bisa jadi itu radang pankreas, radang tukak usus dua belas jari, bisa jadi itu kanker pankreas, hepatitis, radang paru atau serangan jantung. 

Jika terjadi sakit di perut kanan bagian atas, maka ada kemungkinan terkena radang kandungan empedu, hepatitis, radang pankreas, dan radang paru.

Nyeri di perut sebelah kiri bagian atas, mungkin saja terkena nyeri limpa, infeksi virus, dan maag. jika nyeri di sekitar pusar, ada kemungkinan terserang sumbatan usus halus, aneurisma aorta, radang pankreas, dan gejala awal usus buntu. Jika nyeri di perut tengah sebelah kiri atau kanan, mungkin terkena batu ginjal, radang usus besar, atau terkena kanker usus besar, infeksi kandungan kemih, kista ovarium, tumor usus, atau sindrom malabsorpsi.

Apa Itu Sindrom Malabsorpsi?

Gejala sindrom malabsorpsi adalah perut sering terasa penuh, kembung, mual. Dan itu terjadi akibat pola makan tidak seimbang. proses penyerapan dan pencernaan makanan terganggu akibat jumlah enzim untuk memecah bahan makanan tidak cukup dan sebagian makanan yang tidak bisa dicerna akan dibuang percuma.

Jika seseorang terkena sindrom ini, secara perlahan tubuh mengalami kurang gizi kronis, meski telah makan sesuai dengan aturan. Dan penderita virus malabsorpsi  biasanya tubuhnya mudah terserang penyakit. banyak penderita sindrom malabsorpsi yang mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral, tapi itu tidak akan membantu penderita untuk sembuh, karena yang dibutuhkan oleh penderita sindrom malabsorpsi adalah enzim untuk membantu pencernaan menyerap zat-zat makanan yang dibutuhkan tubuh.

Tanda Dan Gejala Malabsorpsi

Ciri seseorang terkena sindrom malabsorpsi atau sindrom gangguan pencernaan antara lain : ia sering mengalami gejala-gejala mirip penyakit maag, penderita sering bersendawa dan sering buang angin atau kentut, mudah terkena diare, dan perut sering berbunyi seperti bunyi orang kelaparan, dan penyebab lainnya bisa akibat faktor genetika, bisa akibat gaya hidup yang membuat kerja pankreas - sebagai penghasil enzim tidak optimal.

Penutup

kekurangan enzim adalah faktor maag dan sindrom malabsorpsi. Untuk mengatasi masalah kekurangan enzim ini, penderita sebaiknya mengurangi makanan berlemak seperti keju, cokelat, dan penderita harus banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai gudang penghasil enzim.

Baca Juga Manfaat Diet Lambung Untung Penderita Tukak Lambung

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel