Menghadapi Pasangan Yang Suka Dipuji Oleh Penggemarnya

klinikabar.com, Menghadapi Pasangan Yang Suka Dipuji Oleh Penggemarnya - Cara menghadapi Pasangan yang suka dipuji dan memiliki banyak penggemar adalah perkara mudah jika kita mengetahui cara mengatasinya, memiliki suami yang berwajah keren dan ganteng tentunya mempunyai banyak tantangan. Jaman seperti sekarang, status sebagai suami atau sebagai istri bukan jaminan tidak ada yang menggoda, minimal perasan kagum dari lawan jenis. Hati akan merasa panas karena cemburu, bila orangnya senang dipuja. Tentu menjadi tantangan tersendiri untuk istri atau suami.

Pasangan Yang Suka Dipuji



Gambar Menghadapi Pasangan Yang Suka Dipuji Oleh Penggemarnya


Bila mengamati kata 'dipuja', berarti ini merupakan suatu sikap yang datangnya dari lingkungan, terhadap subjek yang dianggap memiliki kualitas tertentu sebagai manusia. Namun perlu dibedakan antara perilaku 'memuja' seperti yang biasa dijumpai pada perilaku penggemar terhadap orang terkenal seperti artis, tokoh masyarakat, dan sebagainya; dengan seseorang yang memiliki banyak teman (dar jenis kelamin yang sama maupun dari beda jenis kelamin) karena orang tersebut memiliki kualitas tertentu seperti supel, ramah, mau mendengar, kharismatik dan sebagainya.

Menurut psikolog, memiliki suami dengan banyak penggemar sebetulnya tidak terlalu merugikan. Pada profesi tertentu seperti artis, politikus dan sebagainya, malah akan mendatangkan penggemar atau pengakuan dan nilai positif secara luas yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan baginya.

Apakah Wajar Jika Cemburu Pada Pasangan Yang Memiliki Banyak Penggemar?

Semasa masih pacaran, mendapat perhatian serta kekaguman dari lawan jenis sudah cukup membuat hati panas. Kita tidak akan berpikir akan berlanjut hingga menikah sampai sekarang. Sedangkan perlakuan pasangan kita terhadap penggemarnya tidak pernah berubah, apakah pasangan kita memikirkan pasangannya sendiri? Apakah itu wajar jika kita mengatakan rasa cemburu pada pasangan kita?

Jangan langsung terbakar cemburu. secara psikologis, pada dasarnya setiap orang akan merasa senang bila dianggap penting bagi orang lain. Ada perasan 'berdaya' dan 'berguna' bila sebagai individu kualitas diri kita dikagumi, ditiru, diikuti atau bahkan menginspirasi orang lain. Yang lebih menyenangkan lagi adalah apabila setelah menikah pun kita masih mendapatkan pemujaan dari suami atau istri kita. Dalam arti bahwa perilaku ditunjukkan suami atau istri kita tetap membuat kita merasa bahwa diri kita menarik di mata pasangan.

Maka perasaan 'berdaya' dan perasaan 'berguna' bahkan rasa senang ini pun merupakan perasaan yang wajar. seperti mustahil ada rumah tangga yang selalu damai tanpa ada masalah. Selalu ada kerikil atau masalah-masalah dalam kehidupan rumah tangga. Yang terpenting dalam memaknai dan mengatasi drama seperti itu adalah dengan cara terus membina harmonisasi dalam rumah tangga.

Untuk menghalau berbagai godaan para suami atau para istri disarankan terus menjaga dan mengembangkan kualitas diri yang menjadi sumber kekaguman pasangan kita. Demikian pula sebaliknya, pasangan kita tetap menjaga dan mengembangkan kualitas dirinya untuk tetap membuat kagum istri atau suami.

Lalu bagaimana dengan tatapan mata kagum serta perhatian dan pemujaan yang ditujukan pada pasangan kita? Bagaimana tetap bersikap bijak di tengah panasnya hati? Pasangan dengan banyak penggemar atau pengagum tersebut kebanyakan dari lawan jenis. Maka hal tersebut perlu kita sikapi dengan baik.

4 Tips Menyikapi Pasangan Yang Memiliki Banyak Penggemar Atau Pengikut 

1. Pahami fungsi dan peran dari pengagum atau pengikut tersebut, misalnya pada karier atau pada prinsip yang dianut oleh pasangan kita.

2. Temukan juga fungsi dan peran diri kita terhadap pasangan, yaitu dalam kehidupan karir, prinsip yang dianut oleh pasangan kita atau aspek-aspek lain dalam kehidupan pasangan kita. Dalam hal ini kunci adalah kepekaan untuk menangkap berbagai kebutuhan pasangan, dan komunikasi, yaitu kesediaan untuk saling berbagi ide dan pendapat dengan pasangan.

3. Kenali juga bagaimana pasangan kita menanggapi, memberikan respon dan memperlakukan pengagum atau pengikut tersebut.

4. Bila ada sikap dan perilaku dari pasangan yang tidak kita setujui atau tidak kita suka, sebaiknya jangan langsung melakukan sesuatu untuk mengubahnya. pahami dulu kebutuhan atau inti persoalan yang menjadi latar belakang dari sikap dan perilaku tersebut, sehingga kita dapat lebih bijaksana dalam menanggapi maupun memberikan masukan-masukan pada pasangan.

Bagaimana Jika Pasangan Kita Menyukai Perhatian Dari Penggemarnya, Apa Yang harus Dilakukan?

Seperti pernyataan diatas tadi, perasaan senang karena dikagumi orang adalah perasaan wajar. Namun akan beda cerita bila yang terjadi, pasangan seperti menikmati dan tidak bisa bersikap tegas dengan lawan jenis yang menjadi penggemar atau pengikutnya. Dalam kondisi ini, anda harus mengerahkan beberapa sikap seperti berikut ini .

3 Sikap Menghadapi Pasangan Yang Senang Dipuji Oleh Penggemar

1. Pertanyakan pada diri sendiri hal apa saja yang masih dapat dan tidak dapat ditoleransi terhadap karakter pasangan kita ini, sejauh mana karakter ini dirasakan 'mengganggu' bagaimana kira-kira dapat berkompromi dengan pasangan kita mengenai hal ini.

2. Komunikasikan dan diskusikan pemikiran diatas bersama pasangan. Ungkapkan dan cobalah untuk memahami kebutuhan masing-masing individu secara terbuka. Tentukan tujuan yang ingin dicapai oleh suami atau istri dalam kaitannya dengan rumah tangga tersebut, kemudian tentukan kompromi apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan ini.

3. Lebih sulit memberikan nasehat dan saran langsung kepada individu dengan karakter yang selalu merasa dirinya paling penting dan paling benar. Karena itu, seringkali dibutuhkan mediator untuk membantu komunikasi antar pasangan. Orangtua atau orang yang dapat dipercaya dalam keluarga, sahabat, atasan, atau konsuler keluarga dapat berperan sebagai mediator.

Kesimpulan

Menghadapi pasangan yang suka dipuji oleh penggemarnya siapapun itu penggemar dari pasangan kita, dengan begitu, istri atau suami harus sudah siap dengan serangkaian risikonya, kerugian yang pasti adalah berkurangnya batasan privasi sebagai pribadi karena semakin banyaknya aspek dalam kehidupan orang tersebut yang diketahui banyak orang. Akan lebih sulit pula membuat suatu keputusan dalam hidup, karena penting mempertimbangkan citra orang tersebut di mata umum. Belum lagi beratnya mengatasi dampak publisitas tersebut pada keluarga.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel