7 Manfaat Seks Setelah Melakukan Olahraga

Klinikabar.com, Manfaat Seks Setelah Melakukan Olahraga - Ada beberapa anggapan atau pendapat yang beredar tentang kaitan antara seks dan olahraga. Lalu, bagaimana kaitannya antara seks dan olahraga? Dan bagaimana faktanya? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

Kaitan Antara Seks Dan Olahraga


Gambar 7 Manfaat Seks Setelah Melakukan Olahraga



Olahraga sangat kaitannya dengan seks karena sama-sama memerlukan energi yang cukup untuk melakukannya, dengan melakukan seks dan olahraga porsi seimbang, maka anda akan merasakan bagaimana manfaat dari seks dan olahraga yang dikombinasikan. Untuk itu anda harus mengetahui tentang 7 fakta seks dan olahraga berikut ini.

7 Manfaat Seks Setelah Melakukan Olahraga

1. Senam Kegel Dapat Menyempitkan Daerah Intim Wanita

Pada wanita terutama yang sudah beberapa kali hamil dan melahirkan, otot-otot panggul yang melemah. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan kemampuan untuk mengendalikan kemih bahkan buang air besar, terasa tidak nyaman di bagian rahim dan kantong kemih serta usus. bahkan, terkadang dapat mengganggu aktivitas seks.

Karena itulah, disarankan untuk melakukan senam kegel yang diyakini dapat memperkuat otot-otot panggul. Perlu kita tahu, otot dasar panggul adalah otot yang ada di tulang-tulang panggul seperti ayunan dan berperan menggerakkan dan menahan organ-organ dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, an usus. Pun, senam kegel ini dapat menjaga kelenturan dan menyempitkan daerah intim bahkan berguna mencegah disfungsi ereksi dan ejakulasi dini pada pria.

Adapun cara melakukan kegel adalah mengontraksi otot dasar panggul seperti menahan pipis sekitar 2-5 hitungan per detik, kemudian relaks. Ulangi hal tersebut sekitar 10 kali dalam satu set, dan lakukan 3 set dalam sehari. Mudah sekali dilakukan dan dilakukan dimana saja.

2. Berlatih Yoga Secara Rutin Dapat meningkatkan Performa Seks

Latihan yoga yang dilakukan secara rutin disinyalir dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seksual. Yoga tidak semata-mata meningkatkan kesehatan fisik dan mental, yaitu diantaranya menguatkan dan menambah fleksibilitas otot tubuh bagian luar serta membantu meredakan stres. Akan tetapi juga yoga dapat meningkatkan energi seksual dan libido.

Terkait hal ini, Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa salah satu penyebab pasangan kurang dapat menikmati hubungan intim adalah karena mereka tidak dapat fokus. Alhasil, seks terasa membosankan dan sekedar menjalankan rutinitas. Nah, yoga dapat menjadi solusi karena saat latihan anda dituntut untuk fokus pada pernafasan dan gerakan. Kedua hal ini sangat penting kaitannya dalam hubungan seks.

Seperti kita tahu, seks tidak semata-mata hubungan fisik dan kekuatan fisik, namun juga melibatkan rasa serta pikiran. Permasalahan ejakulasi dini, misalnya, boleh disebabkan asupan oksigen yang kurang di sekitar organ seks. Nah, yoga melatih pernafasan agar tubuh mendapat banyak asupan oksigen, termasuk ke area seputar organ seksual. Dalam latihan yoga, ada berbagai pose yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot di area panggul sehingga meningkatkan performa atau fungsi seksual secara keseluruhan.

3. Seks Dapat Membakar Kalori Seperti Berolahraga

Olahraga memiliki manfaat yang banyak sekali bagi tubuh,. Selain untuk menyehatkan tubuh, olahraga pun bisa membuat kualitas seks menjadi lebih baik. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa hubungan intim seperti olahraga yang juga bisa membakar kalori dalam tubuh. Banyak yang bilang, melakukan hubungan intim sama capeknya dengan olahraga. Hubungan seks memang efektif membakar kalori. Konon, melakukan hubungan seks selama 30 menit mampu membakar 85 kalori. Ini setara dengan berjalan kaki lebih kurang 2 mil. Pasangan yang melakukan variasi gerakan atau posisi seks dapat membuang sekitar 100 kalori yang mana sama dengan latihan yoga.

4. Hubungan Intim Teratur Mengurangi Risiko Kanker Prostat

Pakar seksologi mengatakan, semakin tinggi frekuensi seks, semakin tinggi kemampuan seks dan makin sehat seseorang. menurutnya, semakin seringnya hubungan seks dilakukan, akan semakin tinggi produksi hormon testosteron. Hormon testosteron berperan besar dalam kemampuan seks pria dan wanita. Hormon testosteron yang tinggi dapat meningkatkan kondisi tubuh secara keseluruhan.


Seks yang teratur dapat turut memelihara kesehatan fisik maupun mental secara baik. Diantaranya, hubungan seks melatih kekuatan dan kelenturan tubuh. Saat melakukan seks, seseorang sekaligus melakukan peregangan yang melatih otot dan persendian. Selain itu, hubungan seks juga melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot jantung. Penelitian menyatakan berhubungan seksual secara rutin dalam seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

bahkan, ejakulasi secara teratur saat hubungan intim dapat mengurangi risiko terjadinya kanker prostat. Masalahnya, ejakulasi secara teratur saat hubungan seksual mampu membersihkan cairan yang diproduksi oleh kelenjar prostat, sehingga mengurangi terkena risiko kanker prostat. Selain itu, hubungan seks mampu meningkatkan rasa percaya diri, dengan melakukan hubungan seks, seseorang akan menerima lebih baik keadaan tubuhnya.

Kemudian hormon yang dikeluarkan saat melakukan hubungan seks dapat membuat pasangan merasa relaks dan bahagia. Seks adalah obat ampuh stres bahan depresi. Seorang psikolog dan ahli seks dalam penelitiannya menemukan bahwa saat melakukan hubungan seks, tubuh memproduksi hormon ke otak yang dapat meredakan ketegangan. Terkait hal ini, para ahli ilmu jiwa berpendapat bahwa kehidupan seks yang tidak sehat disebabkan antara lain tidak atau kurang berfungsinya seks. itu menjadi sebab utama penyakit kejiwaan yang akhirnya akan merembet ke tubuh atau fisik.

5. Olahraga Membuat Ereksi Lebih Kuat

Rajin olahraga akan membuat badan fit. Dengan badan yang fit, memungkinkan kita untuk tetap menikmati seks dengan optimal. Nah, untuk membuat kehidupan seks selalu prima, mau tidak mau kita perlu berolahraga secara teratur. Olahraga meningkatkan energi, stamina, volume otot, membakar lemak, meningkatkan rasa percaya diri dan mood pada seks. Aliran darah yang segar keseluruh tubuh (termasuk ke area organ intim) akan membuat ereksi lebih kuat.

Dengan rutin berolahraga, misalnya jogging ataupun bahkan bersepeda, daya tahan tubuh seseorang terhadap beban latihan akan meningkat sekaligus mengatur irama aktivitas agar tidak mudah lelah. Dalam berhubungan seks, hal ini membantu seseorang untuk mampu mengeksplorasi berbagai posisi dan menemukan cara baru mencapai kenikmatan.

6. Olahraga Membuat Sperma Menjadi Aktif

Menurut penelitian, pria yang seringan melakukan olahraga ketahanan (endurance), misalnya bersepeda, berenang, lari, maraton dengan rutin 2-4 kali selama seminggu, memiliki sperma yang berenang lebih cepat dibandingkan dengan pria yang jarang olahraga. Pria yang rajin olahraga akan merangsang produksi hormon testosteron yang sangat diperlukan untuk memperoleh cairan sperma dan sel sperma yang sehat. Tetapi olahraga yang dilakukan secara berlebihan pun tidak baik buat kualitas sperma. Jadi lakukan olahraga secara rutin dalam 3-5 jam seminggu yang terbagi dalam beberapa kali sesi latihan.

Selain itu, kualitas sperma akan dipengaruhi oleh hormon testosteron. Kerja hormon testosteron ini akan terganggu jika tubuh mengalami kelelahan dalam waktu yang lama. Kondisi kelelahan fisik yang berlangsung terus menerus, sedikit banyak akan membuat keseimbangan metabolisme tubuh mengalami gangguan. Karena itu, jaga kondisi jangan sampai lelah karena bisa mempengaruhi kualitas sperma.

7. Bercinta Sebelum Olahraga Membuat Pria Lebih Kompetitif

Mungkin banyak yang mengatakan bahwa setelah melakukan hubungan intim badan menjadi lemas, lelah dan kehabisan energi. Jangankan untuk melakukan olahraga, yang terjadi justru sulit konsentrasi dan tidur lelap. Sebenarnya tidaklah demikian. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Florence Italia menunjukkan bahwa hubungan seks yang dilakukan sebelum para pelari marathon bertanding dapat meningkatkan performa mereka.

Baca Juga Tips Menjaga Kehangatan Cinta Setelah Menikah

Penutup

Menurut riset, hubungan seks yang dilakukan selam satu jam bisa membakar kalori sebanyak jogging selama 30 menit. Hal ini berkorelasi dengan pengendalian energi yang berguna saat bertanding nantinya. Contohnya ketika Cristiano Ronaldo pada satu kesempatan pernah mengatakan bahwa hubungan seks yang dilakukan sebelum bertanding akan memudahkan untuk fokus dan berkonsentrasi di saat tampil bertanding. Itulah bahasan tentang fakta seks dab olahraga.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel